Bagian analytical reasoning merupakan bagian tersulit dari tes LSAT. Saat kamu ingin mengambil tes LSAT pasti akan banyak yang mengingatkan mengenai bagian ini. Pada bagian ini, kamu harus melakukan LSAT preparation yang memadai, salah satu tempat preparation terbaik adalah English Bridge.

Analytical reasoning akan menguji kemampuan kamu untuk dapat menerima dan mengelompokkan informasi. Pertanyaan akan dibuat agar terlihat mudah dan tidak memerlukan imajinatif yang berlebih.

Misalnya, soal tersebut akan meminta kamu untuk menganalisis kombinasi rasa es krim atau bisa juga kombinasi binatang di kebun binatang. Soal tersebut terlihat mudah tapi bagian ini yang membuat puluhan ribu pelamar gagal mengikuti sekolah hukum tinggi.

Untuk masuk ke salah satu sekolah hukum terbaik di Amerika Serikat atau top 14, kamu memerlukan skor LSAT 165 atau lebih tinggi dari 180.

Biasanya saat kamu mengikuti sesi latihan analytical reasoning tanpa persiapan kamu hanya mendapatkan jawaban benar 1 atau paling banyak 3 dari 24 soal yang harus dikerjakan. Dengan begitu, skor standar yang akan kamu dapatkan hanya sekitar 160. Skor tersebut tidak bisa membawa kamu masuk kesekolah hukum unggulan.

Untungnya, kebanyakan orang yang ingin meraih skor tinggi pada LSAT akan belajar lebih banyak pada analytical reasoning. Setiap guru yang ada di lembaga English Bridge sepakat bahwa bagian analytical reasoning adalah bagian yang paling bisa diajarkan dalam ujian.

Tapi untuk meningkatkan skor, kamu harus memiliki persiapan yang matang. Rata-rata yang masuk sekolah hukum adalah orang-orang kelas menengah atas. Hanya 5 persen yang berasal dari kelas menengah dan bawah.

Bagian analytical reasoning pada LSAT sangat berbeda dengan tes standar lainnya seperti GMAT and GRE. Karena tidak seperti orang yang belajar di sekolah menengah atau perguruan tinggi. Bagian ini sangat bergantung pada logika formal, sebuah konsep yang jarang diajarkan di luar kursus matematika atau filsafat tingkat tinggi.

 

5 Tips LSAT Preparation Untuk Analytical Reasoning

 

Sebagian besar orang-orang yang mendaftar ke sekolah hukum berasal dari jurusan ilmu sosial atau humaniora. Kebanyakan dari mereka tidak menyukai angka atau hitung-hitungan. Tetapi ada beberapa orang yang berasal dari jurusan matematika dan sains pun berjuang pada LSAT bagian analytical reasoning.

Kamu pasti bertanya, bagaimana melakukan LSAT preparation pada bagian analytical reasoning sehingga mendapatkan hasil yang sesuai. Mengerjakan analytical reasoning sama seperti bermain games logika. Berikut ini 5 tips yang bisa kamu terapkan dalam LSAT preparation untuk menaklukan games logika:

 

Kerjakan Soal Dimulai Dari Yang Pertama

 

Pada tes standar lainnya, biasanya kamu diharuskan mengerjakan yang mudah terlebih dahulu dibandingkan yang susah. Tips tersebut tidak berlaku pada LSAT bagian analytical reasoning atau game logika. Kenapa begitu?

LSAT Preparation Untuk Bagian Analytical Reasoning 2

Alasan pertama, seorang profesional pun tidak bisa melirik permainan dan langsung tahu apakah akan mudah atau sulit. Banyak sekali permainan yang tampak mudah tapi ternyata memiliki pertanyaan yang sulit atau kebalikannya, permainan yang tampak sulit akan memiliki pertanyaan mudah.

Alasan kedua, biasanya saat kita bermain game level pertama akan lebih mudah dibandingkan dengan level selanjutnya. Dengan begitu kamu tidak perlu membuang-buang waktu untuk mencari pertanyaan yang mudah. Dimulai dengan mengerjakan soal pertama dan berlanjut ke soal lainnya.

Itu dua alasana yang bisa meyakinkan kamu bahwa LSAT berbeda dengan tes standart pada umumnya, jangan sampai kamu salah menggunakan tips, karena akan merugikan diri sendiri dan skor yang akan kamu capai.

 

Langsung Melakukan Praktek

 

Apakah saat kamu bermain game membaca teori terlebih dahulu? Pasti jawabannya tidak, karena dengan membaca teori terlebih dahulu akan membuang-buang waktu dan merusak kesenangan dalam bermain game.

Dari pada kamu harus membaca teori games setebal 500 halaman, lebih baik kamu langsung masuk dan bermain. Hal tersebut sama dengan saat kamu melakukan LSAT preparation, lebih baik kamu langsung masuk untuk mencoba mengerjakan soal dibandingkan harus mempelajari teori terlebih dahulu.

Kamu bisa belajar dari kesalahan menjawab soal. Mencoba menemukan titik salah dalam menjawab soal akan membuat kamu gampang belajar. Dengan menggunakan cara ini, kamu akan mengalami kemajuan setiap harinya.

Untuk mencapai skor yang tinggi dibutuhkan latihan, latihan, dan latihan. Dengan terus berlatih menjawab soal-soal LSAT, kamu akan mulai familiar dan memahami karakter soal tersebut. Dengan begitu kamu akan menemukan trik tersendiri untuk menjawab soal analytical reasoning.

Jangan pernah bosan latihan, kunci untuk dapat masuk ke sekolah hukum terkemuka adalah dengan melakukan LSAT preparation seperti perbanyak mengerjakan latihan.

 

Kerjakan Soal Seperti Bermain Tetris

 

Mulai sekarang kamu harus belajar menjawab soal secara grafis. Kamu akan diperbolehkan menulis di lembar jawaban, cobalah untuk menggunakan logika berpikir kamu menjawab soal dengan bantuan gambar.

LSAT Preparation Untuk Bagian Analytical Reasoning 1

Contohnya, kamu mempunyai empat lagu yang dimainkan di empat instrumen yang berbeda. Kamu mencoba menentukan urutan lagu, sambil mencocokkan lagu dengan instrumen. Dengan kata-kata, itu mungkin terdengar agak rumit. Dengan menggunakan gambar, itu akan sangat mudah.

Solusi terbaik menjawab soal pada bagian analytical reasoning adalah dengan melibatkan permainan Tetris. Kamu harus mencari peluang untuk menciptkan solusi secara visual. Cobalah kamu melakukan ini untuk LSAT preparation.

 

Jadikan Teman Sebagai Mitra Belajar

 

Melakukan LSAT preparation bersama teman akan lebih menyenangkan dibandingkan berjuang seorang diri. Mungkin jika kamu mengikuti les preparation akan mengeluarkan biaya yang cukup mahal, berbeda dengan berlajar bersama teman. Buatlah belajar menjadi menyenangkan.

Tidak masalah jika teman yang kamu ajak melakukan LSAT preparation memiliki kemampuan yang sama dengan kamu, dengan begitu kamu bisa berdiskusi untuk menjawab soal-soal LSAT.

Jika teman yang kamu ajak sebagai mitra belajar memiliki kemampuan diatas kamu itu akan lebih baik, karena kamu akan diajarkan banyak hal.

Jangan khawatir juga jika rekan belajar kamu memiliki kemampuan dibawah kamu, kamu bisa semakin banyak belajar karena kamu dituntut untuk mengajarkan teman dan wawasan kamu akan bertambah.

Yang paling penting, saat kamu belajar bersama teman kamu bisa sama-sama memberikan motivasi agar bisa mendapatkan skor tinggi pada LSAT dan masuk sekolah hukum impian kalian.

 

Jangan Pantang Menyerah

 

Cobalah untuk mengerjakan latihan analytical reasoning setiap hari. Seperti tips diatas, jika kamu sulit untuk belajar sendiri kamu bisa mengajak teman sebagai mitra belajarmu.

Cobalah untuk memecahkan masalah demi masalah, cobalah untuk mencari jalan keluar pada setiap soal yang ada.

Jika kamu bukan tipe orang bisa belajar mandiri kamu bisa mengikuti LSAT preparation di English Bridge. Pastinya kamu akan diajarkan dengan guru yang berpengalaman. Setiap pertemuan kamu akan diajarkan setidaknya empat Game Logika di papan tulis dan sering kali lebih banyak.

Kamu pasti akan mengatakan, “Wow, Anda membuat permainan itu terlihat mudah!”. Guru English Bridge akan membuat LSAT preparation kamu menjadi menyenangkan dan mudah.